Anggap Tuntutan Trump Tak Masuk Akal, Iran Bantah Negosiasi Langsung dengan AS

9 hours ago 5

loading...

Anggap tuntutan Trump tak masuk akal, Iran bantah negosiasi langsung dengan AS. Foto/X

TEHERAN - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran , Esmaeil Baqaei, mengatakan Teheran "belum melakukan negosiasi langsung dengan AS sejauh ini."

"Yang telah dibahas adalah pesan yang kami terima melalui perantara yang menyatakan bahwa AS ingin bernegosiasi," kata Baqaei dalam komentar yang dimuat oleh kantor berita semi-resmi Tasnim.

"Saya bertanya-tanya berapa banyak orang di Amerika yang menganggap serius klaim diplomasi Amerika! Tugas kami jelas, tidak seperti pihak lain, yang terus mengubah posisinya," tambahnya.

"Iran telah jelas tentang posisinya sejak awal, dan kami tahu betul kerangka kerja apa yang sedang kami pertimbangkan. Materi yang disampaikan kepada kami adalah permintaan yang berlebihan dan tidak masuk akal," tambahnya, dilansir Al Jazeera.

"Pertemuan yang diadakan Pakistan adalah kerangka kerja yang mereka buat sendiri dan kami tidak berpartisipasi di dalamnya. Baik bagi negara-negara di kawasan ini untuk prihatin tentang mengakhiri perang, tetapi mereka harus berhati-hati tentang pihak mana yang memulai perang," katanya.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa perang AS-Israel melawan Iran telah mencapai perubahan rezim dan kesepakatan dapat dicapai "segera" dengan Teheran.

Iran melancarkan serangan terhadap Kuwait dan Arab Saudi, setelah fasilitas listrik Iran diserang Israel, memutus aliran listrik ke sebagian Teheran dan daerah sekitarnya.

Trump, mengutip jumlah pemimpin Iran yang telah tewas dalam perang AS-Israel selama sebulan melawan Iran, mengatakan perubahan rezim telah tercapai dan kepemimpinan baru "jauh lebih masuk akal".

"Kita telah mengalami perubahan rezim," katanya kepada wartawan di atas Air Force One. “Kita berurusan dengan orang-orang yang berbeda dari siapa pun yang pernah berurusan sebelumnya. Ini adalah kelompok orang yang sama sekali berbeda. Jadi saya akan menganggap itu sebagai perubahan rezim.”

Ditanya apakah ada kemungkinan kesepakatan dengan Iran minggu depan, Trump berkata: “Saya melihat ada kesepakatan di Iran. Bisa jadi segera.”

Di Pakistan, pemerintah berupaya memanfaatkan hubungannya dengan Teheran dan negara-negara Teluk, serta hubungan yang berkembang dengan Trump, untuk menengahi pembicaraan perdamaian.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |