loading...
Investor dan pengusaha muda, Joshua Khubani. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Investor dan pengusaha muda, Joshua Khubani, membidik peluang pertumbuhan industri kreatif dan ekonomi digital Asia Tenggara melalui pengembangan ekosistem hiburan, platform kreator, dan teknologi berbasis blockchain. Langkah tersebut sejalan dengan meningkatnya konsumsi konten digital, pertumbuhan creator economy, serta berkembangnya ekosistem hiburan digital yang dinilai menjadi salah satu sektor ekonomi dengan prospek terbesar di kawasan dalam beberapa tahun mendatang.
"Permintaan terhadap entertainment dan digital content akan terus meningkat, terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Masyarakat modern selalu mencari bentuk hiburan baru yang lebih interaktif, lebih personal, dan lebih dekat dengan digital lifestyle mereka," ujar Joshua Khubani dalam keterangannya, Minggu (7/6/2026).
Baca Juga: Semarang Menuju Pusat Investasi Hijau: Proyek Rp3 Triliun Walikota Agustina Kebanjiran Peminat
Joshua yang kini berusia 29 tahun dikenal memiliki portofolio investasi di berbagai sektor, mulai dari pertanian, peternakan, hiburan hingga ekosistem investasi digital. Dalam beberapa tahun terakhir, fokus investasinya mulai bergeser ke industri kreatif, perfilman, platform kreator, serta infrastruktur hiburan digital di Asia Tenggara.
Menurut dia, perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat mengonsumsi konten dan hiburan. Karena itu, integrasi teknologi digital, komunitas daring, dan model monetisasi baru akan menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di masa depan.
Selain memiliki pengalaman di sektor bisnis konvensional, Joshua juga aktif di ekosistem aset digital, blockchain, dan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Pengalaman tersebut mendorong ketertarikannya terhadap pengembangan platform hiburan generasi baru yang menggabungkan teknologi, komunitas digital, dan ekonomi kreator dalam satu ekosistem terintegrasi.

















































