Gejolak Baru di Timur Tengah, Harga Minyak Meroket Nyaris 4%

8 hours ago 2

loading...

Harga minyak dunia melonjak pada perdagangan Kamis (78) setelah parlemen Iran membahas rancangan undang-undang yang mengusulkan pelarangan kapal-kapal milik AS dan Israel. FOTO/Reuters

JAKARTA - Harga minyak dunia melonjak hampir 4% pada perdagangan Kamis (78) setelah parlemen Iran membahas rancangan undang-undang yang mengusulkan pelarangan kapal-kapal milik Amerika Serikat (AS), Israel, dan negara lain yang dianggap bermusuhan melintasi Selat Hormuz. Wacana tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi terganggunya pasokan energi global melalui salah satu jalur pelayaran minyak terpenting di dunia.

"Para pelaku pasar minyak masih berfokus pada perkembangan hubungan AS dan Iran. Semakin lama penyelesaian tertunda, semakin besar peluang harga minyak kembali menguat," kata Senior Vice President of Trading BOK Financial Dennis Kissler dikutip dari Reuters pada Jumat (7/8/2026).

Baca Juga: Saudi Potong Harga Minyak Mentah ke Asia di Tengah Isu Damai Hormuz! Strategi Rebut Pasar?

Harga minyak mentah Brent untuk kontrak berjangka ditutup naik USD3,09 atau 3,89% menjadi USD82,54 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat USD2,49 atau 3,31% ke level USD77,71 per barel.

Laporan kantor berita Fars menyebutkan salah seorang anggota parlemen Iran mengungkapkan komite parlemen sedang mengkaji rancangan awal undang-undang yang melarang kapal AS, Israel, dan kapal negara lain yang dianggap bermusuhan melintasi Selat Hormuz. Rancangan tersebut juga mengusulkan sanksi berupa denda hingga 20% dari nilai muatan kapal bagi pihak yang melanggar.

Selat Hormuz merupakan jalur vital perdagangan energi dunia. Sebelum konflik Iran pecah pada akhir Februari, sekitar 20% pasokan minyak mentah dan gas alam cair (LNG) global setiap hari melintasi selat tersebut. Karena itu, setiap ancaman terhadap keamanan pelayaran di kawasan langsung memengaruhi sentimen pasar energi internasional.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |