KAI Daop 7 Madiun Turut Berduka atas Insiden KA Logawa, Beri Santunan

1 day ago 10

NGANJUK - Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhum Tabah Nur Arriski, korban insiden temperan Kereta Api (KA) Logawa di Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Perasaan kehilangan ini turut dirasakan oleh segenap keluarga besar PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun. Menunjukkan empati dan kepedulian yang tulus, pada Jumat (10/7), Vice President Daop 7 Madiun, Ali Afandi, didampingi Deputy, Alam Prasetyo, serta jajaran manajemen, secara langsung mendatangi kediaman almarhum. Kunjungan ini bertujuan untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Kehadiran kami hari ini bukan sekadar menjalankan tugas perusahaan, tetapi sebagai sesama manusia yang turut merasakan duka yang dialami keluarga. Tidak ada kata yang mampu menghapus rasa kehilangan, namun kami berharap kehadiran kami dapat menjadi penguat bahwa keluarga tidak menghadapi musibah ini sendirian, " ujar Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari.

Selain ungkapan belasungkawa yang tulus, KAI Daop 7 Madiun juga memberikan santunan sebagai wujud nyata kepedulian kepada keluarga almarhum. Perhatian perusahaan tidak berhenti di situ. Korban yang selamat pun menjadi perhatian utama.

Dalam kesempatan terpisah, Manager Kesehatan Daop 7 Madiun menyambangi Djamiran, seorang pengguna jalan yang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut dan kini tengah menjalani perawatan di RSUD Nganjuk. Kunjungan ini dilakukan untuk memantau kondisi kesehatan korban sekaligus memberikan sokongan emosional agar proses pemulihannya berjalan lancar.

"Doa kami menyertai almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan. Sementara bagi Bapak Djamiran, kami berharap segera pulih dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga, " tutur Tohari.

Di sisi lain, KAI Daop 7 Madiun terus berkoordinasi erat dengan berbagai pihak terkait untuk penanganan lanjutan atas insiden yang terjadi. Proses investigasi masih terus berlangsung bersama otoritas berwenang. Hasil investigasi ini kelak akan menjadi landasan evaluasi menyeluruh demi upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api serta keamanan seluruh masyarakat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bersama bahwa keselamatan di perlintasan sebidang adalah tanggung jawab kolektif. Hal ini menuntut kepatuhan, kewaspadaan, dan kepedulian dari seluruh pengguna jalan.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |