LANNY JAYA - Aksi penuh empati ditunjukkan prajurit Satgas Yonif 408/Sbh Pos Wunabunggu yang hadir langsung di tengah duka salah satu warga di Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Rabu (18/3/2026).
Kehadiran prajurit di rumah duka almarhum Pratu Yumison Wea, anggota Yonif 756 asal Kampung Mbu, bukan sekadar bentuk penghormatan, melainkan wujud nyata kepedulian dan pendekatan humanis TNI kepada masyarakat di wilayah penugasan.
Dalam suasana haru, prajurit turut memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan, sekaligus membantu kebutuhan yang diperlukan selama prosesi duka. Sentuhan sederhana ini menjadi penguat bagi keluarga agar tidak merasa sendiri menghadapi kehilangan.
Komandan Pos Wunabunggu, Kapten Inf Hendri, menegaskan bahwa kehadiran prajurit di tengah masyarakat, khususnya saat berduka, merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membangun kedekatan emosional yang tulus.
“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai keluarga bagi masyarakat. Saat ada warga yang berduka, sudah menjadi kewajiban kami untuk datang, memberikan dukungan, dan membantu semampunya agar mereka tidak merasa sendiri, ” ungkapnya.
Kehadiran Satgas disambut penuh haru oleh keluarga dan warga sekitar. Mereka mengaku tersentuh atas perhatian yang diberikan oleh para prajurit di tengah suasana duka.
Floisgoya (43), salah satu kerabat almarhum menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Kami sangat terharu dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Ini sangat berarti bagi kami di saat seperti ini, ” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi gambaran bahwa pengabdian TNI tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir menyentuh sisi kemanusiaan. Melalui kepedulian tanpa batas, Satgas Yonif 408/Sbh terus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai fondasi utama menjaga kedamaian di Papua. (PERS)

9 hours ago
6

















































