Panen Perdana Jagung Hibrida, Lapas Terbuka Kendal Raih Hasil 2 Ton

6 hours ago 3

Kota Pekalongan — Lapas Terbuka Kendal kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian. Lapas Terbuka Kendal melaksanakan panen perdana jagung hibrida di lahan seluas 4.200 meter persegi dengan hasil mencapai 2 ton jagung, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan panen berlangsung dengan penuh semanagt kebersamaan. Seluruh pegawai, peserta magang, serta warga binaan Lapas Terbuka Kendal turut terlibat langsung dalam proses pemanenan jagung. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan, serta pengalaman baru bagi para peserta magang, untuk mengenal lebih dekat proses pembinaan kemandirian di Lapas.

Panen kali ini merupakan tahap pertama dari budidaya jagung hibrida yang dikembangkan di Lapas Terbuka Kendal. Panen berikutnya akan dilaksanakan secara bertahap pada area lahan lainnya. Waktu panen tidak dilakukan secara bersamaan karena setiap lahan memiliki waktu penanaman yang berbeda.

Kalapas Terbuka Kendal, Nu’man Fauzi, menyampaikan bahwa hasil panen tersebut menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan kemandirian terus diarahkan agar menghasilkan kegiatan produktif sekaligus memberikan keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan.

“Panen perdana ini menjadi bukti bahwa pembinaan kemandirian di Lapas Terbuka Kendal terus berjalan secara produktif. Hasil 2 ton dari lahan 4.200 meter persegi tentu menjadi capaian yang patut kita syukuri. Yang terpenting, proses ini memberikan pengalaman dan keterampilan kepada warga binaan untuk dapat mengelola sektor pertanian secara mandiri, ” ujar Nu’man Fauzi.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Iwan Kusmawan menjelaskan bahwa pelaksanaan panen dilakukan secara bertahap menyesuaikan waktu tanam pada masing-masing lahan.

“Panen hari ini merupakan tahap pertama dengan hasil sekitar 2 ton. Untuk lahan lainnya akan dilakukan panen pada tahap berikutnya karena waktu penanamannya berbeda. Kami berharap hasil panen dapat terus optimal dan seluruh proses budidaya ini dapat menjadi sarana pembelajaran yang nyata bagi warga binaan, ” jelas Iwan.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Terbuka Kendal terus mendorong penguatan pembinaan kemandirian berbasis ketahanan pangan, dengan mengoptimalkan lahan yang tersedia sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan produktif yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.

(Humas LPT Kendal

Read Entire Article
Masyarakat | | | |