PAPUA SELATAN, MERAUKE — Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, S.E., menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung pemerataan pembangunan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Papua Selatan. Hal itu disampaikan saat mengikuti launching 3.395 Jembatan Merah Putih dan 3.000 titik air bersih secara virtual yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan dipusatkan di Jembatan Garuda, Kampung Candra Jaya, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, yang menjadi salah satu dari ribuan jembatan yang diluncurkan serentak di seluruh Indonesia.
Pangdam menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI dan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) atas program pembangunan infrastruktur dasar yang dinilai langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan Bapak Kasad atas program unggulan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, ” ujar Pangdam XXIV/MT.
Menurut Pangdam, pembangunan jembatan di wilayah Papua Selatan akan terus dilanjutkan. Saat ini, terdapat sekitar 60 hingga 80 titik yang menjadi sasaran pekerjaan hingga wilayah Boven Digoel.
“Kami akan terus mengerjakan sekitar 60 sampai 80 titik sampai dengan Boven Digoel. Untuk wilayah Kabupaten Mappi masih dalam peninjauan, ” katanya.
Pangdam menjelaskan, peninjauan di Mappi dilakukan karena terdapat aspirasi masyarakat yang membutuhkan jembatan kayu, sementara program pembangunan yang berjalan saat ini belum mencakup jenis jembatan tersebut.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menyampaikan penghargaan kepada TNI dan Polri yang telah bekerja membangun ribuan jembatan dan sarana air bersih di berbagai daerah.
Presiden menegaskan, pembangunan tersebut merupakan bukti nyata bahwa TNI dan Polri merupakan bagian dari rakyat dan bekerja untuk kepentingan rakyat.
“Ini salah satu bukti bahwa TNI adalah tentara rakyat dan Polri adalah polisi rakyat, karena semua lahir dari rakyat, berjuang untuk rakyat dan kembali kepada rakyat, ” kata Presiden.
Presiden juga menekankan pentingnya negara hadir di wilayah terpencil agar masyarakat dapat menikmati kehidupan yang lebih layak. Kehadiran infrastruktur dasar seperti jembatan dan sumber air bersih diharapkan mampu membuka akses transportasi sekaligus mendukung aktivitas pendidikan, kesehatan dan perekonomian masyarakat.
Launching tersebut diawali laporan Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dilanjutkan penayangan video pembangunan jembatan oleh TNI-Polri, sambutan Presiden, serta peresmian secara virtual 3.395 Jembatan Merah Putih dan 3.000 titik air bersih di seluruh Indonesia.
Dari Kampung Candra Jaya, kegiatan turut dihadiri Kapoksahli Pangdam XXIV/MT Brigjen TNI Erdy Ekawijajanto Arif, Irdam XXIV/MT Brigjen TNI Dwi Endrosasongko, Danrem 174/ATW Brigjen TNI Mustakim, sejumlah pejabat utama Kodam XXIV/MT, Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Bayu Prabowo, serta Sekda Papua Selatan Ferdinandus Kainakaimu dan Ketua DPR Papua Selatan Heribertus Silvinus Silubun.
Kehadiran Jembatan Garuda menjadi bagian penting dari upaya memperkuat konektivitas masyarakat di wilayah perdesaan Papua Selatan. Infrastruktur tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai layanan dasar.

5 hours ago
2

















































