PURWOKERTO - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan es krim berbahan dasar mocaf pada hari ketiga sebagai lanjutan dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, 12 maret 2026).
Kegiatan yang berlangsung di ruang Giatja Lapas Kelas IIA Purwokerto ini bertujuan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan di bidang pengolahan produk pangan yang memiliki potensi ekonomi.

Pada hari ketiga pelatihan, kegiatan difokuskan pada evaluasi terhadap produk es krim mocaf yang telah dibuat pada hari sebelumnya. Evaluasi tersebut meliputi penilaian terhadap tekstur, rasa, serta kualitas produk secara keseluruhan.
Melalui proses ini, warga binaan dapat memahami berbagai aspek penting dalam menghasilkan produk yang lebih baik sekaligus meningkatkan kemampuan mereka dalam proses produksi.
Selain evaluasi produk, kegiatan juga dilanjutkan dengan pembahasan mengenai peluang kerja sama dalam pengembangan dan pemasaran produk es krim mocaf. Hal ini diharapkan dapat membuka peluang bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan yang dimiliki menjadi usaha produktif yang memiliki nilai ekonomis.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam memberikan bekal keterampilan kepada warga binaan.
“Melalui pelatihan ini kami berharap warga binaan tidak hanya memiliki kemampuan dalam proses produksi, tetapi juga memahami potensi pengembangan usaha sehingga dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat, ” ujarnya.
(Humas Lapas Purwokerto)

17 hours ago
2

















































