Perang AS-Israel Vs Iran Pakai Teknologi Canggih, Komisi I DPR: Status Siaga 1 TNI Tak Relevan

8 hours ago 8

loading...

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menilai langkah Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang menerbitkan surat telegram Siaga 1 tak relevan dalam menyikapi perang AS-Israel versus Iran. Foto: Dok Sindonews

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menilai langkah Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang menerbitkan surat telegram Siaga 1 tak relevan dalam menyikapi eskalasi Timur Tengah. Apalagi senjata yang digunakan dalam perang AS-Israel versus Iran memakai teknologi canggih.

"Tidak klopnya begini. Di atas itu kan (disebutkan) bahwa dalam rangka menyikapi perkembangan situasi keamanan karena adanya perang Iran vs Amerika-Israel di Timur Tengah, maka situasi dinyatakan Siaga 1. Oke," ujar Hasanuddin, Senin (9/3/2026).

Baca juga: Panglima TNI Perintahkan Prajurit Siaga 1, TB Hasanuddin: Rakyat Menjadi Gelisah

Namun demikian, perang di Timur Tengah tak menempatkan pasukan sebagai ujung tombak melainkan pemanfaatan teknologi seperti drone.

"Tapi, deployed-nya, penggunaan pasukannya kalau kita lihat berdasarkan kenyataan perang itu menggunakan peluru kendali, drone, pesawat udara. Nah, kalau yang ditempatkan misalnya pasukan satuan-satuan biasa untuk patroli di gang-gang di darat kan irrelevant," katanya.

Sebelumnya, Kapuspen TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah mengonfirmasi instruksi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengenai status Siaga 1 bagi seluruh pasukan. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap dinamika konflik Timur Tengah sekaligus hasil evaluasi situasi keamanan dalam negeri.

Aulia menegaskan kebijakan ini sejalan dengan mandat UU TNI untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara dari berbagai potensi ancaman. “Perlu saya sampaikan bahwa sesuai yang diamanatkan dalam UU TNI, salah satu tugas pokok TNI adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara,” ujarnya, Minggu (8/3/2026).

(jon)

Read Entire Article
Masyarakat | | | |