Prabowo Kunjungi Prancis saat Iduladha, Menlu Sugiono: Undangan dari Presiden Macron yang Sempat Tertunda

5 hours ago 4

loading...

Presiden Prabowo Subianto menunaikan Salat Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, Rabu (27/5/2026). Foto/Laily Rachev-Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto melakukan lawatan ke Paris , Prancis pada momen Iduladha 1447 H. Sugiono menyebut Prabowo memenuhi undangan Presiden Prancis Emmanuel Macron .

Sugiono mengatakan, pertemuan kedua kepala negara itu sempat tertunda pada April lalu lantaran belum menemukan waktu yang sesuai. "Ini adalah undangan dari Presiden Macron yang sebenarnya sempat tertunda. Jadi waktu itu, kalau tidak salah pada bulan April, kunjungan yang diharapkan dilaksanakan, namun waktunya tidak cocok," ujar Sugiono di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Rabu (27/5/2026).

Sugiono menambahkan, Macron kembali menyampaikan undangan pertemuan kepada Prabowo dengan mengajukan tanggal baru yang akhirnya disepakati. "Pada saat pertemuan kedua kepala negara, Presiden Macron kembali mengundang dan mengajukan tanggal yang saat ini."

Baca Juga: Presiden Prabowo Salat Iduladha Bareng Diaspora Indonesia di Paris

Ia menegaskan, keputusan Presiden Prabowo berangkat ke Prancis juga dilandasi pertimbangan diplomatik karena undangan tersebut telah diajukan untuk kedua kalinya. "Karena sudah diajukan dua kali, ini yang kedua, maka Bapak Presiden memenuhi undangan ini dan hadir di Paris," jelas Sugiono.

Selain itu, kunjungan tersebut menjadi bentuk balasan atas lawatan Macron ke Indonesia sebelumnya sekaligus memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis diharapkan dapat mempererat kerja sama strategis di bidang politik, ekonomi, hingga pertahanan antara Indonesia dan Prancis.

Salat Iduladha Bareng Diaspora

Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, Rabu (27/5/2026). Kehadiran Presiden dalam salat berjemaah tersebut menjadi momen hangat bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang berada di Prancis.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |