KOTA BOGOR - Di tengah hamparan hijau lahan singkong di Bogor Selatan, terjalin sebuah sinergi erat antara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dan para petani lokal. Lebih dari sekadar program, ini adalah upaya nyata untuk merajut kekuatan ketahanan pangan dari tingkat akar rumput, memastikan setiap butir singkong tumbuh subur demi kesejahteraan bersama.
Jumat (18/07/2026) menjadi saksi bisu kehangatan interaksi di Kampung Ciranjang RT 01/03, Kelurahan Pamoyanan. Sertu Dondi Muldiyana, seorang Babinsa yang menjadi garda terdepan di wilayah binaannya, tak canggung turun langsung ke kebun milik Pak Yayan. Di antara batang-batang singkong yang menjulang, dialog mengalir, bukan sekadar basa-basi, melainkan sebuah pertukaran pikiran yang berharga.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Pak Babinsa yang rutin datang ke kebun. Kehadiran TNI di sini membuat kami para petani merasa sangat diperhatikan. Tidak hanya memberikan semangat, Pak Babinsa juga sering membantu kami mencarikan solusi saat kami kesulitan pupuk atau menghadapi hama, " ujar Pak Yayan, petani singkong yang merasakan langsung dampak positif pendampingan ini.
Bagi Sertu Dondi Muldiyana, kehadiran di tengah petani adalah sebuah panggilan tugas yang tak terpisahkan dari fungsinya. "Sebagai ujung tombak satuan di lapangan, sudah menjadi kewajiban saya untuk selalu berada di tengah-tengah masyarakat. Komsos dengan Pak Yayan ini merupakan upaya kami untuk membangun sinergi di lingkungan warga. Jika komunikasi berjalan baik, setiap potensi kendala pertanian di wilayah binaan bisa kita antisipasi bersama sejak dini, " jelasnya.
Semangat serupa juga digaungkan oleh para komandan di tingkat atas. Kapten Arm Hermawan, Danramil 0602/Bogor Selatan, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong para Babinsa. "Kami di tingkat Koramil terus mendorong para Babinsa untuk aktif mengawal program ketahanan pangan di wilayahnya masing-masing. Kegiatan di Kelurahan Pamoyanan ini adalah wujud nyata dari fungsi pembinaan teritorial, di mana TNI hadir untuk merangkul masyarakat dan memastikan roda perekonomian sektor pertanian tingkat mikro tetap berjalan optimal."
Kodim 0606/Kota Bogor melalui Kolonel Kav. Gan Gan Rusgandara, S.Hub.Int., M.H.I., menyatakan dukungan penuh. "Kodim 0606/Kota Bogor berkomitmen penuh untuk mendukung program pemerintah dalam hal kemandirian pangan. Melalui Komsos yang humanis seperti ini, kita tidak hanya membangun sinergi dalam lingkungan dan wilayah, tetapi juga memastikan kemanunggalan TNI-Rakyat terjalin semakin kuat demi kesejahteraan masyarakat Kota Bogor."
Apresiasi mendalam datang dari Brigjen TNI Thomas Rajunio, Komandan Korem 061/Suryakancana, yang melihat kegiatan ini sebagai pondasi penting. "Apresiasi tinggi saya berikan kepada jajaran yang konsisten mendampingi masyarakat di sektor pertanian. Korem 061/Suryakancana akan selalu mengawal program-program teritorial yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi warga. Sinergi di wilayah lokal seperti Kampung Ciranjang ini adalah pondasi penting bagi stabilitas pertahanan dan pangan yang lebih luas."
Puncak komitmen datang dari Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM, Pangdam III/Siliwangi, yang menekankan kehadiran TNI sebagai solusi. "Sesuai dengan komitmen Kodam III/Siliwangi, TNI harus selalu hadir menjadi solusi di tengah kesulitan rakyat. Pendampingan terhadap petani singkong di Bogor ini adalah bagian dari implementasi pembinaan teritorial yang adaptif dan berdampak. Dengan terbangunnya sinergi yang kokoh antara prajurit dan petani di seluruh pelosok Jawa Barat, kita optimistis ketahanan pangan nasional dapat terwujud dari tingkat desa."

2 days ago
10











































