Tim IMO JNE Gelar Sosialisasi Anti Fraud dan Pengelolaan Uang COD di Smart Point Koja

1 week ago 16

Jakarta — Komitmen PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) dalam menjaga integritas operasional dan kepercayaan pelanggan kembali ditegaskan. Tim Internal Monitoring Office (IMO) JNE menggelar Sosialisasi Anti Fraud dan Pengelolaan Uang Cash on Delivery (COD) di JNE Smart Point Koja, Jakarta Utara, pada Rabu, (21/01).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai ini diikuti oleh seluruh kurir, petugas kasir COD, serta pimpinan Smart Point JNE Koja. Sosialisasi dipimpin oleh Rachmat Budiyanto selaku Kanit IMO, didampingi Eka Mega Setiawan dan Yudhi Ismanto sebagai Koordinator IMO.

Kasus Internal Jadi Alarm Serius

Dalam pemaparannya, Tim IMO menjelaskan bahwa sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh temuan sejumlah pelanggaran serius di lapangan. Temuan tersebut meliputi penyalahgunaan uang COD oleh oknum kurir yang bekerja sama dengan petugas kasir COD, hingga praktik penjualan karung bekas kiriman milik JNE untuk kepentingan pribadi.

“Bahkan ditemukan indikasi adanya kerja sama tidak sehat antara oknum kurir, petugas kasir COD, dan pimpinan Smart Point dalam penggelapan uang kiriman COD. Ini menjadi risiko besar yang harus dicegah sejak dini, ” ungkap Tim IMO dalam wawancara eksklusif.

Menurut Tim IMO, langkah pencegahan menjadi penting agar kejadian serupa tidak terulang, khususnya di Smart Point JNE Koja dan umumnya di seluruh Smart Point wilayah Jakarta.

SOP COD Ditegaskan, Setoran Wajib H+0

Dalam sosialisasi tersebut, Tim IMO menegaskan kembali bahwa seluruh proses pengelolaan kiriman COD telah diatur secara rinci dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan dan wajib dipatuhi oleh seluruh karyawan tanpa pengecualian.
Peserta sosialisasi menyatakan pemahaman dan komitmen untuk menjalankan aturan tersebut.

“Agar para kurir dan kasir COD dapat menjalankan SOP terkait kiriman COD yang telah dibuat oleh pihak perusahaan. Tidak ada lagi toleransi terhadap penggunaan uang COD untuk kepentingan pribadi, ” ujar salah satu peserta kegiatan.

Selain itu, ditegaskan bahwa uang COD wajib disetorkan pada hari yang sama (H+0) kepada petugas kasir COD.

“Pimpinan atau koordinator kurir harus memastikan bahwa kiriman COD benar-benar terdelivery oleh kurir dan uang COD telah disetor kepada kasir COD pada hari yang sama. Bukti setor yang telah diverifikasi kasir COD menjadi pegangan utama, ” tegas Tim IMO.

Pengawasan Diperketat hingga Laporan Harian

Sosialisasi ini juga menekankan pentingnya pengawasan berlapis. Pimpinan Smart Point dan koordinator kurir diminta aktif melakukan kontrol rutin terhadap arus kiriman COD.

“Pengawasan akan diperketat terhadap petugas kasir COD dan kurir pembawa kiriman COD dengan cara mengecek laporan harian kiriman COD kepada masing-masing koordinator atau leader kurir, ” kata perwakilan pimpinan Smart Point.

Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah keterlambatan setoran, manipulasi data, serta potensi kerja sama tidak sehat antar oknum.

Peran IMO Fokus Pencegahan

Tim IMO menegaskan bahwa peran mereka adalah pencegahan agar fraud tidak terulang, bukan semata-mata penindakan.

“Peran tim kami adalah mencegah agar tindakan fraud ini tidak terulang lagi ke depannya. Namun, yang memastikan proses ini berjalan konsisten adalah pimpinan Smart Point JNE Koja Jakarta Utara, ” jelas Tim IMO.

Sebagai indikator keberhasilan, Tim IMO menargetkan tidak adanya lagi kasus fraud serta nihil laporan penggelapan uang COD dan penyalahgunaan aset perusahaan di Smart Point JNE Koja.

Jaga Amanah dan Kepercayaan Pelanggan

Melalui kegiatan sosialisasi ini, JNE menegaskan bahwa uang COD dan aset perusahaan merupakan amanah yang tidak dapat dikompromikan. Kehadiran Tim IMO menjadi pengingat bahwa setiap pelanggaran akan berdampak pada citra perusahaan dan kepercayaan publik.

Dengan disiplin SOP, pengawasan ketat, serta komitmen bersama antara manajemen dan karyawan, JNE berharap lingkungan kerja yang bersih, transparan, dan profesional dapat terus terjaga, sekaligus memastikan layanan pengiriman kepada masyarakat berjalan aman dan terpercaya.zakaria (Bang zeck)

Read Entire Article
Masyarakat | | | |