loading...
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengoperasikan 25 SPBU selama 24 jam di Kota Makassar setelah menambah 14 titik dari sebelumnya 11 SPBU. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengoperasikan 25 SPBU selama 24 jam di Kota Makassar setelah menambah 14 titik dari sebelumnya 11 SPBU. Penambahan jam operasional tersebut dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap BBM sekaligus mengantisipasi kepadatan antrean di tengah meningkatnya kebutuhan energi.
“Penambahan jam operasional ini kami lakukan agar akses pelayanan semakin luas. Masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu untuk melakukan pengisian BBM, sehingga kepadatan di jam-jam tertentu dapat ditekan,” ujar Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lilik Hardiyanto dalam keterangan pers, Kamis (10/9/2026).
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Tindak 31 SPBU di Sumatra Barat, 6 Dialihkelolakan
Lilik mengatakan perpanjangan jam layanan menjadi salah satu langkah Pertamina merespons dinamika antrean BBM yang masih terlihat di sejumlah SPBU dalam tiga bulan terakhir. Dalam dua hingga tiga hari terakhir, kepadatan juga meningkat pada penyaluran Pertalite.
Di sisi lain, kebutuhan Solar Jenis BBM Tertentu (JBT) meningkat sekitar 10-15% pada periode Juni-Agustus 2026. Peningkatan tersebut dipengaruhi aktivitas logistik yang meningkat, semakin lebarnya disparitas harga, serta indikasi aktivitas pelangsiran yang turut memengaruhi pola konsumsi BBM di lapangan.
Untuk menjaga kelancaran distribusi, Pertamina menjalankan sejumlah langkah, antara lain marshalling pada SPBU dengan antrean padat untuk mengarahkan kendaraan ke SPBU lain yang memiliki antrean lebih landai. Pertamina juga menambah alokasi BBM sekitar 10-15% dari rata-rata penyaluran harian pada wilayah atau SPBU yang membutuhkan.


















































