MIMIKA - Aksi humanis kembali ditunjukkan Satgas Yonif 631/Antang dalam merangkul generasi muda di wilayah penugasan. Dipimpin Letda Inf Ari Santa Manik, prajurit TNI membagikan seragam loreng (sargal) kepada anak-anak di Distrik Mimika, Kabupaten Mimika, Rabu (18/03/2026), sebagai wujud nyata kepedulian dan perhatian terhadap masa depan anak-anak Papua.
Kegiatan ini tidak sekadar berbagi, tetapi sarat makna. Dua anak Papua, Tapanos dan John, secara khusus menerima seragam TNI dan Polri—sebuah simbol kuat sinergitas aparat negara dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus menanamkan nilai persatuan sejak usia dini.
Suasana haru dan bahagia terlihat jelas dari wajah anak-anak yang menerima bantuan tersebut. Dengan penuh kebanggaan, mereka mengenakan seragam yang menjadi lambang kehormatan, pengabdian, dan cita-cita masa depan.

Letda Inf Ari Santa Manik menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Satgas dalam membangun kedekatan emosional sekaligus memotivasi generasi muda Papua.
“Kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini. Anak-anak ini adalah harapan bangsa. Melalui kegiatan sederhana ini, kami berharap mereka memiliki semangat untuk terus belajar, bermimpi, dan kelak mengabdi kepada negara, ” ungkapnya.
Lebih dari sekadar simbol, momen ini menjadi jembatan kuat dalam mempererat hubungan antara TNI, Polri, dan masyarakat Papua. Nilai kebersamaan yang ditanamkan diharapkan mampu memperkuat persatuan serta menjaga stabilitas dan kedamaian di wilayah Papua Tengah.
Satgas Yonif 631/Antang terus menunjukkan bahwa kehadiran TNI tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan—menghadirkan harapan, inspirasi, dan semangat baru bagi generasi muda di pelosok negeri. (PERS)

8 hours ago
6

















































