Anak Wali Kota Ini Jadi Buronan Paling Dicari FBI, Terlibat Penipuan Rp11,5 Triliun

6 hours ago 4

loading...

Rey E. Grabato II, anak wali kota di Filipina jadi buronan paling dicari FBI terkait kasus penipuan lebih dari Rp11,5 triliun. Foto/FBI

JAKARTA - Seorang putra wali kota di Filipina telah dimasukkan ke dalam daftar buronan paling dicari Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat (AS). Dia diburu terkait dugaan penipuan terhadap sekitar 2.000 investor dengan kerugian lebih dari USD650 juta (lebih dari Rp11,5 triliun).

Rey E. Grabato II adalah putra Wali Kota Mina, Rey P. Grabato. Ibunya, Lydia Encarnacion Grabato, juga pernah menjabat sebagai wali kota di wilayah Filipina tersebut.

Baca Juga: Profil David Rush, Eks Pejabat CIA Miliki 303 Emas Batangan Bermodal Ijazah Palsu

FBI menawarkan hadiah hingga USD150.000 (Rp2,6 miliar) untuk informasi yang mengarah pada penangkapan Rey E. Grabato II, mantan presiden sekaligus pemilik mayoritas National Realty Investment Advisors LLC atau NRIA.

Grabato diburu atas tuduhan pihak berwenang federal AS terkait penipuan sekuritas dan penipuan melalui komunikasi elektronik, serta konspirasi untuk melakukan penipuan terhadap Amerika Serikat terkait masalah perpajakan.

Mengutip laporan dari Philippine Daily Inquirer, Minggu (16/8/2026), Grabato dituduh terlibat dalam skema yang menipu sekitar 2.000 investor, termasuk ratusan orang di New Jersey, antara Februari 2018 hingga Januari 2022.

Jaksa federal AS menyebut operasi tersebut sebagai skema Ponzi senilai USD650 juta. Grabato dan tersangka lain; Thomas Nicholas Salzano, diduga menggunakan pernyataan palsu dan menyesatkan untuk membujuk orang-orang agar berinvestasi di NRIA Partners Portfolio Fund I LLC, sebuah dana investasi real estate yang dikelola oleh NRIA.

Jaksa menyatakan bahwa perusahaan tersebut menjalankan kampanye pemasaran nasional yang agresif, yang melibatkan ribuan email serta iklan televisi, radio, papan reklame, dan presentasi bagi investor.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |