Babinsa Koramil 0513/Jalancagak Bersama Damkar dan Tagana Padamkan Kebakaran Hutan Bambu di Bunihayu

1 day ago 8

SUBANG – Babinsa Desa Bunihayu Koramil 0513/Jalancagak, Serka Edi Santosa, bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Subang, Tagana Kecamatan Jalancagak, pemerintah desa, dan masyarakat bergotong royong memadamkan kebakaran hutan bambu di Desa Bunihayu, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (9/8/2026).

Kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di kawasan hutan bambu Singa Kuning, Dusun 2 Cicariu, RT 04/RW 24, Desa Bunihayu. Kondisi kemarau disertai cuaca panas diduga membuat lahan serta rumpun bambu dalam kondisi kering dan mudah terbakar.

Mengetahui adanya kebakaran, Babinsa bersama petugas Damkar, Tagana, aparatur desa, dan masyarakat segera melakukan pemadaman serta pengendalian titik api. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah kobaran api meluas ke lahan lain maupun mendekati kawasan permukiman warga.

Setelah dilakukan penanganan bersama, titik-titik api berhasil dikendalikan dan kondisi di sekitar lokasi kebakaran dipastikan aman.

Babinsa Desa Bunihayu, Serka Edi Santosa, mengatakan keterlibatan TNI dalam pemadaman tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial melalui kegiatan Karya Bhakti sekaligus bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah binaan.

“Kegiatan Karya Bhakti ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial sekaligus wujud kepedulian TNI terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaan. Kami bersama instansi terkait dan masyarakat berupaya melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas, ” kata Serka Edi.

Kepala Desa Bunihayu mengapresiasi gerak cepat seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut. Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.

“Kami mengapresiasi sinergitas TNI, Damkar, Tagana, dan masyarakat dalam menangani kebakaran ini. Kami mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim kemarau dan kondisi cuaca panas seperti saat ini, ” ujarnya.

Senada, Sekretaris Desa Bunihayu menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah dan melaporkan potensi kebakaran sedini mungkin.

“Pemerintah Desa Bunihayu terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin, ” katanya.

Sementara itu, anggota Damkar Kabupaten Subang mengingatkan bahwa kondisi lahan kering pada musim kemarau dapat mempercepat penyebaran api, terutama di kawasan terbuka dan rumpun bambu.

“Dalam kondisi kemarau, kebakaran di lahan terbuka dan kawasan bambu sangat mudah meluas. Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran dan segera menghubungi petugas apabila menemukan api, ” ujarnya.

Anggota Tagana Kecamatan Jalancagak juga menegaskan pentingnya koordinasi lintas unsur agar setiap kejadian bencana dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

“Tagana siap membantu dalam penanganan kejadian di wilayah, termasuk kebakaran lahan. Sinergi dengan TNI, Damkar, pemerintah desa, dan masyarakat sangat diperlukan agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat, ” katanya.

Danramil 0513/Jalancagak, Kapten Inf. Alexgro, mengatakan pihaknya terus mendorong para Babinsa untuk hadir dan membantu masyarakat dalam berbagai kondisi di wilayah binaan.

“Kami terus mendorong Babinsa untuk aktif membantu masyarakat dan membangun sinergitas dengan seluruh unsur di wilayah. Kesiapsiagaan serta kerja sama yang baik sangat penting dalam menghadapi bencana, khususnya pada musim kemarau, ” tegasnya.

Komandan Kodim 0605/Subang, Letkol Czi. Asep Saepudin, menyampaikan bahwa jajaran Kodim 0605/Subang berkomitmen mendukung upaya pencegahan maupun penanganan bencana di wilayah Kabupaten Subang.

“Jajaran Kodim 0605/Subang senantiasa mendukung upaya pencegahan dan penanganan bencana di wilayah. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat harus terus diperkuat demi menjaga keamanan dan keselamatan bersama, ” katanya.

Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, menilai semangat gotong royong dalam penanganan kebakaran menjadi salah satu unsur penting dalam memperkuat ketahanan wilayah.

“Semangat gotong royong dan kebersamaan seperti ini merupakan bagian penting dalam menjaga ketahanan wilayah. Setiap unsur harus saling mendukung dan bergerak cepat ketika terjadi kondisi yang membutuhkan penanganan bersama, ” ujarnya.

Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan pentingnya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana, termasuk kebakaran lahan pada musim kemarau.

“TNI akan terus mendorong terjalinnya sinergitas dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah. Kepedulian terhadap lingkungan dan kesiapsiagaan masyarakat harus terus ditingkatkan, khususnya dalam menghadapi potensi kebakaran pada musim kemarau, ” tegasnya.

Kegiatan pemadaman tersebut sekaligus menjadi wujud sinergitas TNI, pemerintah daerah, instansi kebencanaan, aparatur desa, dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Subang. (PERS)

Read Entire Article
Masyarakat | | | |