
Surakarta – Kepala RutanKelas I Surakarta beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan Rutan Surakarta menghadiri kegiatan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 yang diselenggarakan di Pendapi Gedhe Balai Kota Surakarta, Selasa (14/07). Kehadiran Rutan Surakarta dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan terhadap upaya memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkualitas, dan berdaya saing.
Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Surakarta beserta suami, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta berbagai unsur pemangku kepentingan di Kota Surakarta. Momentum Harganas menjadi ajang mempererat sinergi lintas sektor dalam mendorong pembangunan keluarga yang harmonis, tangguh, dan adaptif menghadapi tantangan zaman.
Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Surakarta. Selanjutnya, Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Jawa Tengah menyampaikan sambutan mengenai pentingnya penguatan fungsi keluarga sebagai pondasi pembangunan bangsa sekaligus mendorong kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas.
Suasana semakin semarak melalui talkshow interaktif yang menghadirkan Wakil Wali Kota Surakarta, Bapak Poernomo, serta Dr. dr. Hari Wahyu Nugroho dengan mengangkat tema “Bapak Wajib Hadir, Pengasuhan Bapak untuk Generasi Unggul dan Berkualitas.” Dalam sesi tersebut disampaikan bahwa keterlibatan aktif seorang ayah dalam proses pengasuhan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, kesehatan mental, serta tumbuh kembang anak sehingga mampu mencetak generasi masa depan yang unggul dan berakhlak mulia.
Kepala Rutan Surakarta, Bhanad Shofa Kurniawan menyampaikan bahwa keikutsertaan Rutan Surakarta dalam peringatan Harganas merupakan bentuk komitmen mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga. Nilai-nilai keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan, sehingga diharapkan mampu memperkuat hubungan keluarga, mendukung keberhasilan reintegrasi sosial, serta melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas demi terwujudnya Indonesia yang semakin maju.


















































