LANNY JAYA - Upaya meningkatkan kemandirian masyarakat pedalaman Papua terus dilakukan Satgas Yonif 408/Sbh. Melalui Pos Tk Andugume, prajurit memberikan bantuan alat las sekaligus pelatihan penggunaannya kepada warga Kampung Andugume, Distrik Wano Barat, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Jumat (24/4/2026).
Bantuan tersebut diserahkan kepada tokoh agama setempat, Pendeta Herinus Talenggen, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan keterampilan masyarakat. Selama ini, warga harus menempuh jarak cukup jauh ke kota untuk memperbaiki peralatan berbahan logam seperti parang, alat pertanian, maupun rangka bangunan sederhana.
Kehadiran alat las ini diharapkan menjadi solusi praktis sekaligus membuka peluang keterampilan baru bagi masyarakat.
Tidak hanya menyerahkan bantuan, personel Satgas juga memberikan pelatihan langsung. Materi yang diberikan meliputi pengenalan alat, fungsi komponen, teknik dasar pengelasan, hingga prosedur keselamatan kerja seperti penggunaan pelindung mata dan sarung tangan.
Antusiasme warga, khususnya para pemuda, terlihat tinggi selama pelatihan berlangsung. Mereka aktif mencoba praktik pengelasan di bawah bimbingan prajurit, menjadikan kegiatan ini sebagai pengalaman baru yang membuka wawasan.
Danpos Tk Andugume, Kapten Inf Nur Ikhsan, menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen Satgas dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami ingin memberikan manfaat nyata bagi warga. Dengan adanya alat las dan pelatihan ini, kami berharap masyarakat memiliki keterampilan tambahan yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari maupun peluang ekonomi, ” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya perawatan alat serta pemanfaatan keterampilan secara berkelanjutan agar ke depan dapat melahirkan tenaga terampil yang berpotensi meningkatkan pendapatan warga.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa peran TNI tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pedalaman Papua.
Melalui pendekatan humanis dan berkelanjutan, hubungan antara prajurit dan masyarakat di Andugume semakin erat, sekaligus membawa harapan baru bagi kemandirian ekonomi warga. (PERS)














































