loading...
Poco X8 Pro Series Edisi Iron Man yang menjadi simbol gaya hidup gamer kalcer, menawarkan performa ekstrem dengan harga yang mendisrupsi pasar. Foto: Poco
JAKARTA - Penjualan perdana ponsel pintar (smartphone) acap kali menjadi barometer sahih atas penerimaan pasar dan kekuatan inovasi sebuah jenama.
Hanya dalam kurun waktu 24 jam, lini produk terbaruPoco X8 Pro Series ludes diserbu konsumen dengan angka penjualan menembus lebih dari 30.000 unit.
Di tengah persaingan pasar yang kian berdarah-darah dan konsumen yang semakin selektif menaruh uangnya, ludesnya 30 ribu unit dalam semalam membuktikan satu hal krusial: konsumen Indonesia, khususnya demografi gamer dan anak muda penganut kultur pop (kalcer), sekaligus ramah di kantong (Extreme Value).
Setelah awal tahun ini menetapkan standar kelas atas lewatPoco F8 Series, kini seri X8 Pro hadir menjawab tantangan tersebut.
Novita Krisutami, PR ManagerPoco Indonesia, menyadari betul pergeseran tren di mana bermain cip tidak lagi sekadar soal spesifikasi mentah, tetapi sudah menjadi identitas gaya hidup.“Poco X Series selalu jadi favorit,” tutur Novita.
Membedah Poco X8 Pro Max

Ponsel ini mencetak sejarah sebagai perangkat pertama di dunia yang diotaki oleh chipset mutakhir Dimensity 9500s. Ledakan tenaganya terbukti lewat skor benchmark AnTuTu 3.085.998. Kecepatan pemrosesan ini diimbangi dengan RAM berteknologi LPDDR5X 9600Mbps, memastikan setiap sentuhan di atas layar seluas 6,83 inci yang menggunakan panel flagship M10 terasa instan tanpa jeda.
Pengalaman visual di dalam gim pun dibuat semakin hidup lewat dukungan fitur ray tracing yang menyimulasikan refleksi cahaya secara nyata. Sadar bahwa performa buas selalu dibayangi masalah suhu berlebih (overheating), Poco menanamkan teknologi pendingin 3D IceLoop yang meredam hawa panas.

















































