Produktif dan Berdampak, Rutan Magetan Panen Dukung Ketahanan Pangan 

3 days ago 12

MAGETAN – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Magetan kembali menunjukkan komitmennya dalam menyelenggarakan program pembinaan yang produktif melalui kegiatan panen hasil budidaya pertanian dan peternakan pada Rabu (1/7). Kegiatan yang dilaksanakan di area brangang tersebut melibatkan empat Warga Binaan di bawah pendampingan petugas. 

Pada panen raya kali ini, Rutan Magetan berhasil memanen 42 kilogram kangkung, 3 kilogram sawi, 9 butir telur ayam Kuntara, serta 20 kilogram maggot Black Soldier Fly (BSF) basah yang setelah melalui proses pengeringan menghasilkan sekitar 6 kilogram maggot BSF kering. Hasil tersebut merupakan buah dari proses budidaya yang dilakukan secara berkelanjutan melalui pemanfaatan lahan pembinaan dan pengelolaan yang dilakukan oleh warga binaan bersama petugas.

Selain menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian, kegiatan panen ini juga merupakan tindak lanjut Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam memberdayakan Warga Binaan untuk mendukung ketahanan pangan. Melalui pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan budidaya maggot BSF, Rutan Magetan terus mengoptimalkan potensi yang dimiliki agar pembinaan tidak hanya menghasilkan keterampilan bagi warga binaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap program ketahanan pangan nasional.

Kepala Rutan Magetan, Ari Rahmanto, mengatakan bahwa kegiatan panen merupakan salah satu indikator keberhasilan pembinaan yang dilaksanakan di Rutan Magetan. Menurutnya, keterlibatan warga binaan dalam setiap tahapan budidaya menjadi sarana pembelajaran yang efektif untuk membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, serta meningkatkan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah selesai menjalani masa pidana.

"Melalui kegiatan pertanian, peternakan, dan budidaya maggot BSF, kami tidak hanya membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat, tetapi juga melaksanakan arahan Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memberdayakan warga binaan dalam mendukung program ketahanan pangan. Kami berharap pengalaman dan keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan dapat menjadi bekal untuk hidup mandiri dan produktif ketika kembali ke tengah masyarakat, " ujar Ari.

Melalui berbagai program pembinaan yang berorientasi pada kemandirian dan produktivitas, Rutan Magetan berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemberdayaan Warga Binaan guna memperkuat ketahanan pangan nasional. Upaya ini diharapkan mampu mewujudkan pembinaan yang berdampak, sehingga warga binaan memiliki keterampilan, karakter, dan kesiapan untuk kembali berperan sebagai anggota masyarakat yang mandiri dan produktif. (Humas Rutan Magetan)

Read Entire Article
Masyarakat | | | |