Rupiah Sentuh Rp17.100 per Dolar AS, Menko Airlangga Singgung Mata Uang Lain

5 hours ago 4

loading...

Menko, Airlangga Hartarto menanggapi terkait kondisi nilai tukar rupiah yang menyentuh angka Rp17.105 per dolar AS pada penutupan perdagangan hari ini. Foto/Dok

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menanggapi terkait kondisi nilai tukar rupiah yang menyentuh angka Rp17.105 per dolar AS pada penutupan perdagangan hari ini. Menko Airlangga menyinggung bukan hanya nilai tukar rupiah yang menurun, tapi juga banyak mata uang negara lain.

“Itu bukan hanya rupiah, berbagai currency (mata uang) lain kan demikian,” kata Menko Airlangga kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga: BI Angkat Suara usai Rupiah Makin Tenggelam ke Rp17.100 per USD, Berikut Prioritasnya

Tekanan terhadap rupiah sudah terlihat sejak sesi perdagangan siang hingga sore hari. Bahkan pelemahan sempat menyentuh 75 poin sebelum akhirnya ditutup di kisaran Rp17.100 per USD.

Rupiah Masih Masuk Hitungan Simulasi Pemerintah

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah masih masuk dalam hitungan simulasi pemerintah. Menkeu menyatakan bahwa lonjakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur belanja maupun penerimaan negara karena pemerintah telah menyiapkan berbagai skenario cadangan.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp17.100, Purbaya Serahkan ke BI: Saya Percaya Dia Bisa Betulin

Purbaya menjelaskan, bahwa dalam penyusunan anggaran, Kementerian Keuangan tidak hanya terpaku pada satu angka asumsi, melainkan telah menaikkan parameter simulasi ke level tertentu untuk mengantisipasi gejolak pasar.

"Nggak, saya tekankan dulu ya, angka simulasi itu rupiah-nya bukan rupiah di APBN yang sebelumnya, sudah dinaikkan ke level tertentu, jadi itu masih termasuk dalam hitungan skenario," ujar Purbaya saat diskusi bersama media di kantin Kemenkeu, Selasa (7/4).

(akr)

Read Entire Article
Masyarakat | | | |