Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!

15 hours ago 8

loading...

Rusia ancam tak lagi pasok minyak dan gas murah ke Armenia jika nekat gabung dengan Uni Eropa. Foto/Caucasus Watch

MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengancam Armenia, sekutu lama Moskow. Ancamannya adalah negara itu tak akan lagi mendapat pasokan minyak dan gas murah dari Rusia jika tetap ingin bergabung dengan Uni Eropa (UE).

Ancaman Putin muncul menjelang pemilu parlemen di Armenia, yang akan digelar pada hari Minggu. Menurut jajak pendapat, Civil Contract—partainya Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan yang condong ke Barat—berpotensi menang.

Baca Juga: Blok Rusia Tekan Armenia: Pilih Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!

Ancaman Putin bukanlah ancaman kosong. Armenia, negara terkurung daratan dengan 3 juta penduduk dan memiliki hubungan berabad-abad dengan Rusia, sangat bergantung pada Moskow. Sebelumnya, Rusia telah memberlakukan larangan sementara terhadap ekspor penting Armenia menjelang pemungutan suara pemilu.

Kata-kata Putin mencerminkan kebenaran yang tidak nyaman bagi Moskow. Setelah lebih dari empat tahun berperang di Ukraina tanpa ada tanda-tanda berakhir, Rusia melancarkan aksi pertahanan yang semakin intensif dan kompleks di seluruh dunia untuk mencoba mempertahankan pengaruh geopolitiknya.

Sementara Moskow mencurahkan sumber daya ke dalam perang di Ukraina, Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS) telah menekan sekutu dan kepentingan tradisional Rusia, baik di wilayah yang dianggap Moskow sebagai halaman belakangnya sendiri maupun di tempat yang lebih jauh.

Dari Havana dan Caracas, dari Beograd hingga stepa Asia Tengah, dan bahkan di Afrika Barat, di mana pasukan Moskow membantu memerangi kelompok Islamis, pengaruh Rusia berada di bawah tekanan.

Armenia, penerima bantuan Rusia sejak lama dan rumah bagi pangkalan militer Rusia, menandatangani perjanjian kemitraan dengan AS bulan lalu dan Pashinyan mendapat dukungan penuh dari Presiden AS Donald Trump.

Armenia mengesahkan undang-undang tahun lalu yang menetapkan dasar hukum untuk bergabung dengan Uni Eropa.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |