
Surakarta - Rutan Kelas I Surakarta kembali menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) yang dilaksanakan di Aula Laras Jiwo, sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pengelolaan warga binaan secara terukur dan sesuai ketentuan yang berlaku, Senin (15/06). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua TPP serta dihadiri anggota serta perwakilan jajaran pengamanan, perawatan, dengan melibatkan 50 orang warga binaan yang mengikuti proses sidang.
Dalam sambutannya, Ketua TPP, Mirza Hendrawan menyampaikan arahan dan penguatan kepada warga binaan terkait peran strategis tamping dalam mendukung pelaksanaan tugas petugas pemasyarakatan. Ia menegaskan bahwa tamping merupakan warga binaan yang diberikan kepercayaan untuk membantu kegiatan tertentu di lingkungan rutan, sehingga harus mampu menjadi teladan, menjaga kedisiplinan, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Sidang TPP merupakan forum penting yang berfungsi untuk memberikan pertimbangan dan rekomendasi terhadap berbagai program pembinaan warga binaan, termasuk pengusulan warga binaan yang akan diberikan tugas sebagai tamping. Melalui mekanisme ini, setiap usulan dievaluasi secara objektif berdasarkan rekam jejak perilaku, tingkat kedisiplinan, serta pemenuhan persyaratan administratif yang telah ditetapkan.
Selama pelaksanaan sidang, anggota TPP melakukan pembahasan dan penilaian secara komprehensif terhadap warga binaan yang diusulkan. Proses tersebut dilakukan secara transparan dan mengacu pada ketentuan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pemasyarakatan guna memastikan bahwa warga binaan yang terpilih benar-benar memenuhi kriteria yang ditentukan.
Dari hasil sidang yang digelar, seluruh anggota TPP menyetujui rekomendasi pengusulan warga binaan yang akan dijadikan tamping. Keputusan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di Rutan Kelas I Surakarta, sekaligus menjadi motivasi bagi warga binaan lainnya untuk terus menunjukkan perubahan perilaku yang positif selama menjalani masa pembinaan.

4 hours ago
1

















































