ILACAP — Pulau Nusakambangan dan sekitarnya kembali menjadi saksi sejarah pembentukan karakter para penegak hukum. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah, Mardi Santoso, secara resmi membuka Probation Officer Camp (POC) Tahun 2026 di Pangkalan Kopassus Cilacap, Rabu (5/8). Mengusung semangat revitalisasi, kegiatan ini menjadi "kawah candradimuka" bagi ratusan Pembimbing Kemasyarakatan (PK), termasuk delegasi dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto, untuk mengasah ketangguhan mental dan profesionalisme mereka.
Diinisiasi oleh Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO), POC 2026 mengusung tema "Dari Nusakambangan untuk Indonesia: Membangun Pembimbing Kemasyarakatan yang Adaptif, Humanis, dan Berintegritas". Acara berskala regional ini diikuti oleh seluruh jajaran Bapas se-Jawa Tengah serta Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Nusakambangan dan Cilacap. Kehadiran dan keaktifan tim PK Bapas Purwokerto dalam barisan peserta menunjukkan komitmen penuh instansi tersebut dalam menyerap ilmu dan meningkatkan kualitas pelayanannya.
Dalam sambutan pembukanya, Kakanwil Ditjenpas Jateng, Mardi Santoso, menegaskan bahwa posisi Pembimbing Kemasyarakatan sangat krusial dalam rantai sistem peradilan pidana dan keberhasilan pemasyarakatan. "Pembimbing Kemasyarakatan memegang peran strategis dalam mewujudkan tujuan Pemasyarakatan. Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh peserta semakin adaptif, humanis, dan berintegritas dalam menjalankan tugas, khususnya melalui pembimbingan, pendampingan, penelitian kemasyarakatan, dan penguatan reintegrasi sosial, " ujar Mardi di hadapan para peserta.
Menanggapi arahan tersebut, Kepala Bapas Purwokerto, Nasirudin, yang turut mendampingi timnya di lokasi, menyatakan kesiapan jajarannya dalam menyukseskan visi Ditjenpas. "Bagi jajaran Bapas Purwokerto, POC 2026 di lingkungan militer dan kawasan Nusakambangan ini bukan sekadar pelatihan fisik, melainkan momentum pembentukan mental baja. Kami memastikan seluruh PK Bapas Purwokerto yang digembleng di sini siap mengimplementasikan nilai adaptif dan berintegritas tersebut saat kembali melayani masyarakat di wilayah kerja kami, " ungkap Nasirudin.
Secara keseluruhan, penyelenggaraan POC 2026 ini diharapkan menjadi tonggak lahirnya agen-agen perubahan andal di tubuh Pemasyarakatan. Melalui penggemblengan di Cilacap, para Pembimbing Kemasyarakatan—termasuk para agen dari Bapas Purwokerto—ditargetkan semakin siap menghadapi dinamika tugas lapangan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan mampu menghadirkan pelayanan profesional guna mewujudkan sistem Pemasyarakatan yang semakin maju.(Humas Bapas purwokerto)

20 hours ago
4

















































