CIAMIS, 7 Agustus 2026 – Semangat kebersamaan dan gotong royong terlihat di Jalan Linggamnaik, RT 06 RW 01, Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (7/8/2026).
Babinsa Desa Panyingkiran Koramil 1301/Ciamis, Pelda Mumu, turun langsung berbaur bersama warga dalam kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) yang difokuskan pada pembenahan kirmir jalan.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut melibatkan warga setempat yang bahu-membahu memperbaiki fasilitas umum guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Tanpa ragu, Pelda Mumu ikut bekerja bersama masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan menjadi salah satu bentuk pembinaan teritorial sekaligus memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan.
Babinsa Desa Panyingkiran, Pelda Mumu, mengatakan gotong royong merupakan budaya yang harus terus dijaga karena memiliki nilai penting dalam memperkuat persatuan sekaligus menyelesaikan berbagai kebutuhan masyarakat secara bersama-sama.
“Kegiatan gotong royong seperti ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami hadir untuk membantu apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Dengan kebersamaan, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan dan hasilnya pun dapat dirasakan bersama, ” ujar Pelda Mumu.
Ia juga mengapresiasi antusiasme warga Desa Panyingkiran yang terus menjaga semangat kebersamaan dalam memelihara lingkungan dan fasilitas umum.
“Kami sangat mengapresiasi semangat warga yang sejak pagi sudah turun bersama-sama. Gotong royong seperti ini harus terus dipertahankan karena selain membuat lingkungan menjadi lebih baik, juga semakin mempererat silaturahmi dan kebersamaan di antara warga, ” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh keakraban. Warga bekerja sesuai kebutuhan di sejumlah bagian kirmir yang dibenahi agar kondisi jalan semakin nyaman dan aman digunakan.
Kegiatan Jumsih juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara Babinsa, perangkat desa, dan masyarakat. Melalui interaksi langsung di lapangan, berbagai kebutuhan maupun kondisi lingkungan dapat diketahui sehingga penanganannya dapat dilakukan secara bersama-sama.
Pelda Mumu berharap budaya gotong royong yang telah tumbuh di tengah masyarakat Desa Panyingkiran dapat terus dipelihara.
“Kemanunggalan TNI dan rakyat bukan hanya diwujudkan melalui kegiatan besar. Kehadiran bersama masyarakat dalam menjaga dan membangun lingkungan juga merupakan bagian penting dari pengabdian kami sebagai aparat kewilayahan, ” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, semangat gotong royong di Desa Panyingkiran diharapkan semakin kuat sekaligus menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan. (PERS)

12 hours ago
1

















































