Majene – Sebagai wujud nyata hadirnya negara untuk rakyat, Kodim 1401/Majene bersama masyarakat terus bergotong royong dalam rangka percepatan pembangunan Jembatan Aramco sepanjang 14 meter dengan lebar 4 meter di Desa Sulai, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Selasa (16/6/2026).
Pembangunan jembatan tersebut menjadi langkah strategis untuk memulihkan akses warga yang selama ini terkendala sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat. Melalui semangat kebersamaan, personel TNI AD dan warga setempat bahu-membahu mengerjakan berbagai tahapan pembangunan agar jembatan dapat segera dimanfaatkan.
Saat ini progres pekerjaan terus menunjukkan perkembangan. Sejumlah warga bersama personel Kodim 1401/Majene tampak fokus menyelesaikan pemasangan konstruksi pipa baja bergelombang, pembuatan pondasi, serta penataan badan jembatan. Kehadiran masyarakat dalam setiap tahap pekerjaan menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di wilayah tersebut.
Dandim 1401/Majene, Letkol Czi Aji Setyawan menjelaskan bahwa Jembatan Aramco merupakan jenis jembatan pipa baja bergelombang (corrugated steel pipe) yang relatif lebih ekonomis serta proses pemasangan yang lebih sederhana dibandingkan konstruksi konvensional.
“Jembatan Aramco ini merupakan solusi yang efektif untuk menjawab kebutuhan akses masyarakat di wilayah pedesaan. Selain pembangunannya lebih cepat dan efisien, konstruksi ini juga mampu mendukung konektivitas antarwilayah sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat, ” ujar Dandim.
Lebih lanjut, Dandim menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur vital tersebut lahir dari gagasan taktis Presiden RI, Prabowo Subianto, guna mendorong percepatan pembangunan di daerah.
Menurutnya, kehadiran Jembatan Aramco diharapkan dapat membuat mobilitas warga lebih aman dan nyaman, sekaligus menjadi penghubung yang memperkuat aktivitas ekonomi dan interaksi sosial masyarakat antarwilayah di Desa Sulai dan sekitarnya.

12 hours ago
7

















































