CPNS Rutan Kudus Asah Skill Borgol: Siap Amankan Warga Binaan

1 day ago 5

KUDUS - Demi mencetak aparatur pemasyarakatan yang tangguh dan profesional, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kudus tak henti berinovasi. Rabu, 15 Juli 2026, menjadi saksi bisu gelaran bimbingan teknis yang fokus pada aspek krusial: praktik pemborgolan warga binaan. Kegiatan ini dirancang khusus untuk membekali para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan keahlian teknis fundamental di bidang pengamanan, sebuah bekal tak ternilai dalam mengemban tugas di lingkungan pemasyarakatan yang penuh tantangan.

Dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Ahmad Abrori, didampingi Kepala Regu Pengamanan (Karupam), sesi ini tidak hanya sekadar teori. Para CPNS diajak menyelami dasar hukum yang mengatur penggunaan borgol, menguasai teknik pemasangan yang presisi dan aman, memahami prosedur pengawalan yang ketat, hingga membekali diri dengan strategi antisipasi menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Ada rasa bangga melihat semangat belajar mereka.

Tak berhenti di teori, para CPNS kemudian diajak merasakan langsung pengalaman melalui simulasi praktik. Di bawah arahan dan pendampingan langsung Ka. KPR dan Karupam, setiap peserta diberi kesempatan emas untuk mempraktikkan setiap gerakan, mulai dari pemeriksaan detail borgol, penentuan posisi pemasangan yang tepat, hingga prosedur pengamanan yang harus dijalankan selama proses pengawalan. Suasana interaktif yang tercipta membuat setiap tahapan terserap sempurna dalam benak mereka.

“Kemampuan teknis adalah pondasi utama yang wajib dimiliki setiap petugas pemasyarakatan. Pemborgolan harus dilakukan secara profesional, sesuai SOP, serta tetap mengedepankan aspek keamanan, keselamatan, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Melalui pembekalan ini, kami ingin memastikan CPNS memiliki kesiapan mental maupun keterampilan teknis sebelum menjalankan tugas pengamanan di lapangan, ” tegas Ahmad Abrori, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan.

Komitmen Rutan Kudus untuk melahirkan aparatur pemasyarakatan yang tidak hanya profesional, tetapi juga berintegritas dan kompeten, terwujud nyata melalui inisiatif seperti ini. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, kualitas sumber daya manusia diharapkan terus meningkat, berdampak pada optimalnya pelaksanaan tugas pengamanan yang aman dan sesuai dengan segala ketentuan yang berlaku.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |