Di Balik Tawa yang Menggema, TNI dan Warga Parungponteng Sedang Membangun Masa Depan 

16 hours ago 2

Tasikmalaya, 16 Juli 2026 – Memasuki hari kedua pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129, suasana berbeda tampak di salah satu titik sasaran fisik di Desa Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya. Bukan suara alat berat yang paling mencuri perhatian, melainkan gelak tawa anggota Satgas TMMD dan masyarakat yang bahu-membahu mencabut batang pohon demi memperlancar pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT).

Pekerjaan yang terlihat sederhana itu menjadi bagian penting sebelum pembangunan TPT dilaksanakan. Batang pohon yang berada di jalur konstruksi harus disingkirkan agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana. 

Dengan penuh semangat, prajurit TNI dan warga saling membantu mengangkat serta menarik batang pohon. Tidak ada sekat antara seragam loreng dan pakaian kerja warga. Semua menyatu dalam satu tujuan, yakni mempercepat pembangunan yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Pembangunan TPT merupakan salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 yang bertujuan memperkuat kontur tanah, mencegah terjadinya longsor, serta melindungi badan jalan dan lingkungan sekitar, terutama saat memasuki musim hujan. 

Di sela-sela pekerjaan, suasana hangat begitu terasa. Canda dan senyum yang menghiasi wajah para prajurit dan warga menunjukkan bahwa TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. 

Semangat gotong royong yang tumbuh di lokasi pekerjaan menjadi modal utama dalam menyelesaikan seluruh sasaran TMMD. Kehadiran masyarakat yang ikut bekerja secara sukarela mencerminkan tingginya rasa memiliki terhadap pembangunan yang sedang berlangsung di desanya.
Melalui kebersamaan tersebut, proses pembangunan tidak hanya berlangsung lebih cepat, tetapi juga menumbuhkan rasa persaudaraan yang semakin kuat. Nilai-nilai kebersamaan inilah yang menjadi ruh dari program TMMD sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Momen sederhana saat mencabut batang pohon di lokasi pembangunan TPT menjadi potret bahwa pembangunan tidak selalu lahir dari alat berat, tetapi juga dari tangan-tangan yang bekerja bersama dengan penuh keikhlasan. Di Parungponteng, TMMD ke-129 tidak hanya membangun tembok penahan tanah, tetapi juga memperkokoh persatuan, gotong royong, dan harapan masyarakat menuju desa yang lebih aman dan sejahtera.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |